BMW selalu bikin gemetar hati para penggemar otomotif, ya? Tapi, sebelum iya-iya ke rakit Dana Darurat, mending tengok bareng-bareng: berapa sih gaji minimal untuk bawa pulang BMW baru? Artikel ini disadur dari detikOto.

Prestise atau Realita?
BMW dikenal sebagai simbol prestise yang bukan sekadar mobil biasa. Terus, kalau realistisnya—berapa sih gajinya? Menurut Yonatan Bhakti, Head of Financial Services BMW Group Indonesia, rata-rata konsumen BMW sekarang punya pendapatan di atas Rp 150 juta per bulan.
Kalau gaji segitu, kamu bisa beli BMW baru dengan lebih tenang—cash flow aman, nggak ngos-ngosan. Nah, itu dianggap sebagai “titik aman”.
Tapi, Gaji Rp 75–100 Juta? Masih Bisa, Lo!

Jangan buru-buru nyerah, ya! Yonatan juga bilang kalau gaji saja di bawah Rp 150 juta, misalnya di kisaran Rp 75–100 juta per bulan, tetap memungkinkan untuk beli BMW baru—dengan kredit tentunya.
Tentu saja, semua tergantung skema pembiayaan, bunga, tenor, dan approval dari bank. Jadi, kalau mau tetap wujudkan mimpi berkendara seperti Sultan, kolaborasi sama pihak financing musti banget dipertimbangkan.
Intinya…
Skema Kisaran Gaji Per Bulan Catatan Cash / Tanpa kredit Sekitar Rp 150 juta+ Lebih aman, fleksibel Dengan kreditRp 75–100 juta Bisa, tapi kuatkan skema kreditmu
Jadi…
- Sekalipun gaji “cuma” Rp 75–100 juta, bukan berarti mimpi BMW pupus. Selama DP, tenor, dan bunga bisa kalian atur, masih ada celah.
- Ingat, lembaga pembiayaan punya aturan sendiri, jadi persiapkan berkas keuangan dengan rapi.
- Semakin transparan dan realistis perencanaanmu, semakin mulus jalan menuju garasi BMW idaman.